SOLO DAN KISARAN BIAYA HIDUPNYA

SOLO DAN KISARAN BIAYA HIDUPNYA

Solo merupakan kota kecil daerah tingkat II (kotamadya) di Provinsi Jawa Tengah. Meskipun kota kecil dengan variasi destinasi wisata yang tidaklah sekaya kota Yogyakarta, Solo masih digadang-gadang sebagai kota budaya bahkan disebut sebagai The Spirit of Java, jantungnya pulau jawa. Ini terjadi barang kali berkaitan dengan kebudayaan Jawa yang kental dalam kehidupan sosial masyarakatnya.

Selain menjadi tujuan kota wisata, kota Solo juga bisa dijadikan tujuan tempat menuntut ilmu. Solo memiliki satu PTN yaitu Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan satu PTM besar yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sudah menyandang predikat akreditasi A semenjak tahun 2016. Saya akui mungkin kualitas keduanya tidak sebaik PTN/PTS besar lain, namun ada pertimbangan lain yang menjadikannya patut berada dalam list Anda yaitu kehidupan sosial masyarakat yang relatif stabil, termasuk pergaulan anak mudanya. Meskipun Anda menemukan adanya hedonisme, liberalisme/radikalisme, semuanya masih berada dalam ukuran wajar yang bisa diterima.

(Sumber: herry-syaifudin.blogspot.com)

Para pelajar (read: mahasiswa) yang menuntut ilmu di Solo kebanyakan berasal dari luar kota, bahkan banyak yang berasal dari Pulau Sumatera dan Kalimantan. Hidup sebagai mahasiswa pasti lebih berat khususnya berkaitan dengan keuangan. Pada fase ini umumnya Anda akan belajar banyak berkaitan menejemen waktu dan keuangan sebab uang yang Anda terima dikirim setiap bulannya oleh orang tua. Jumlah uang yang dibutuhkan setiap orang tentu berbeda sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing. Kebutuhan disini berhubungan dengan pengeluaran dan kapasitas terkait dengan pemasukan (uang jajan wkwk atau gaji jika Anda sudah bekerja). Anda harus sangat berhati-hati perihal ini. Jika tidak berbahaya. Besar pasak daripada tiang berakibat fatal dengan hutang berkepanjangan.

Kali ini saya akan membahas biaya hidup yang berlaku di kota Solo berbekal pengalaman saya hidup disana selama hampir 4 tahun sebagai anak kos. Setidaknya ada beberapa jenis kebutuhan yang wajib Anda penuhi, meliputi biaya makan, sewa tempat tinggal dan kebutuhan lain-lain seperti transportasi (bensin), uang print dan pulsa. Simak ulasannya!

  1. Biaya Makan

Makan merupakan kebutuhan pokok yang wajib terpenuhi setiap individu. Besarnya biaya makan yang Anda keluarkan tergantung dengan jenis makanan apa yang Anda makan. Jika Anda membeli makanan berupa nasi, sayur dan gorengan (tempe/tahu), Anda cukup mengeluarkan uang sebesar 5rb. Jika Anda makan nasi, sayur dan lauk ayam/ikan, setidaknya Anda harus membayar sejumlah 8rb. Jika Anda ingin makan plus minum kira-kira Anda harus menambah sekitar 2rb untuk segelas es teh dan 3rb untuk es susu. Kalau Anda hanya minum air putih saja biasanya gratis dan jika berbayar hanya 500. Jadi hitungan kasarnya sekali makan sekitar 6rb-10rb tergantung lauk dan tempat Anda makan. Kita ambil tengahnya saja, yaitu 8rb untuk sekali makan. Kalau Anda makan sehari dua kali kira-kira Anda akan mengeluarkan uang 15rb dalam sehari untuk makan. Apabila Anda masak sendiri, tentu jauh lebih hemat. Untuk anak kosan sih paling banter masak nasi saja di rice cooker, sebab kosan yang sering saya temukan umumnya tidak menyediakan dapur umum (biar makanan di warung-warung pada laku kali ya wkwk). Kalau Anda masak nasi sendiri bisa lebih hemat, apalagi bila Anda hanya minum air putih yang ada di kos. 10rb saja sudah cukup untuk membeli lauk makan seharian.

  1. Sewa Tempat Tinggal

Tempat tinggal di Solo yang bisa Anda sewa umumnya adalah kos-kosan. Harga kos-kosan sangat relatif terhadap fasilitas yang tersedia dan kemudahan aksesnya. Kos-kosan yang banyak saya temui berbayar sekali lunas untuk satu tahun. Untuk kosan yang dekat kampus daerah solo berkisar 4jt untuk kamar mandi luar dan 6jt untuk kamar mandi dalam. Apabila sedikit jauh maka bisa berharga 3 jt untuk kamar mandi luar dan 5jt untuk kamar mandi dalam. Selain itu Anda juga bisa menemukan kos bulanan namun biasanya jarang dan jarak ke kampus sedikit jauh. Kisaran harga untuk kos per bulan adalah 300-500rb. Kita ambil nilai tengah saja 4,5jt per tahun.

  1. Kebutuhan lain-lain

Kebutuhan lain-lain yang saya bahas disini merupakan kebutuhan lain-lain ala mahasiswa. Mahasiswa umumnya memiliki kebutuhan lain berupa bensin (jika Anda memiliki kendaraan bermotor), pulsa/paket internet (relatif, tergantung operator yang Anda gunakan) dan print/fotokopi. Kita ambil hitungan kasarnya saja yaaa. Bensin sekitar 15rb per minggu, pulsa/paket internet katakanlah 50rb per bulan dan fotokopi 20rb per bulan. Selain itu Anda juga memerlukan sejumlah uang ekstra untuk membeli deterjen, perkakas mandi, make up jika wanita, parfum dll. Hitungan kasarnya sekitar 150rb sebulan.

Untuk lebih jelasnya rincian biaya hidup di solo tertera pada tabel sebagai berikut:

No Jenis Pengeluaran Harga (Rp/bulan)
1 Makan 450000
2 Kos 350000
3 Bensin, fotokopi, pulsa 150000
4 Sabun, deterjen, dll 150000
Total 1100000

 

Jika kosan yang Anda tempati berbayar per tahun, maka setiap bulannya Anda mengeluarkan kurang dari satu juta untuk biaya hidup.

Demikianlah kisaran biaya hidup kota Solo. Meskipun tidak terlalu ramai, kota kecil ini memiliki kisah tersendiri dalam sejarah negeri ini. Banyak orang-orang besar terlahir dari kota ini. Lebih dari 100 komunitas dan organisasi umum berdiri disini sehingga tersedia begitu banyak wadah pengembangan keahlian dan kecakapan anak muda. Dan mengenai biaya hidup, Solo-lah juaranya. Dibandingkan kota lain seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya bahkan Jakarta kota ini memiliki biaya hidup yang jauh lebih murah. Bahkan mungkin biaya hidup sebulan Anda di Jakarta bisa digunakan untuk hidup di Solo 2-3 bulan. Jadi jangan ragu untuk memasukkan kota ini sebagai daftar tujuan pendidikan perguruan tinggi Anda selanjutnya.


Iklan Premium

Share this post

Post Comment