MENULIS: PENYEBARLUASAN INFO TERBAIK

MENULIS: PENYEBARLUASAN INFO TERBAIK

Iklan Premium

Sadar atau tidak kita sudah belajar menulis sedari kecil. Setelah bisa membaca, kita pun belajar bagaimana cara menulis apa yang kita baca. Menulis yang saya sebut disini tidak merujuk pada hal itu, namun menulis yang saya maksud ini merupakan kemampuan untuk mengungkapkan pemikiran dengan menuangkannya melalui kata-kata.

Kata-kata memiliki kekuatan yang sangat besar. Orang dengan mudahnya berubah pendiriannya dengan sedikit sentuhan kata-kata. Oleh sebab itu kemampuan menulis menjadi suatu keharusan yang harus kita miliki, khususnya insan akademisi.

Sebenarnya berbicara pun bisa mengungkapkan pemikiran. Namun tidaklah seluas tulisan. Melalui rangkaian kata-kata yang kita rangkai dengan apik, kita bisa berkomunikasi dengan orang lain tanpa melihatnya secara langsung.

Sayangnya belum banyak yang menyadari fakta itu. Oleh karena itu mengingat pentingnya skill menulis, saya ingin memaparkan manfaat yang dapat kita peroleh apabila kita memiliki kemampuan ini. Apa sajakah itu?

Sumber: feminema.wordpress.com
  1. Bagian dari self-expression

Katanya sih ada orang ekstrovert, ada yang introvert. Mereka yang lebih mudah mengekspresikan segala sesuatu kepada siapa saja disebut ekstrovert, sedangkan yang sangat pemilih kepada siapa dia akan berbagi cerita disebut introvert. Bagi saya pemikiran, ide dan pengalaman itu harus mendapatkan wadah sebagai wujud pengungkapannya.  Mengapa? Meskipun mungkin tidak menyelesaikan persoalan yang dihadapi, namun bisa melegakan jiwa Anda. Ada suatu beban berat yang sedikit terangkat jika kita mau berbagi. Nah jika orang ekstrovert mengungkapkannya secara verbal, orang introvert bisa melalui tulisan. Sebenarnya sebagai orang ektrovert pun tidak semua hal bisa diungkapkan melalui kata-kata yang terucapkan. Sebagian hal, terkadang tidak perlu untuk diperdengarkan orang lain. Terkadang itu hanya perlu tersimpan dalam memori dan hati kita. Jadi bagaimana mengatasinya? Jawabannya lewat buku harian. Saya termasuk salah satu yang pernah unggul dalam hal ini. Ada saat dimana saya memiliki banyak pikiran dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa saya beritahukan kepada siapapun. Dan saya menuliskannya dalam buku harian. Lalu setelahnya seolah-olah beban saya sedikit berkurang. Hati saya merasa plong. Ini cukup membantu saya dalam berpikir lebih jernih untuk menemukan solusi.

  1. Spread Information

Ini terkhusus pada tulisan-tulisan yang memuat informasi, segala macam informasi mulai dari ulasan-ulasan berita, buku hingga jurnal publikasi ilmiah. Bayangkan saja jika tidak ada orang yang menulis di dunia ini, maka ketersediaan ilmu akan mengikis perlahan-lahan. Sebab pengetahuan yang hanya hinggap di pikiran tidak terbaca oleh orang lain. Artinya orang itu hanya bisa membacanya melalui tulisan fisik. Kemashuran Einstein akan termakan zaman jika tidak ada yang menuliskannya. Kekekalan Hukum Newton hanya akan berlaku sekejap jika tidak ada yang menuliskannya. Saya percaya bahwa kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa hebatnya. Bagaimana seorang Soekarno mampu meluluhkan hati Para pemimpin kerajaan besar di Indonesia pada zamannya hanya melalui rangkaian kata-kata. Bagaimana kata-kata yang dibolak-balik bisa mengubah kebohongan menjadi suatu fakta. Jadi pastikan kita dapat menggunakannya untuk kemaslahatan umum. Kata-kata yang tertuang dalam tulisan memungkinkan orang lain di bagian bumi lain untuk membacanya seperti jutaan fans Harry Potter karya JK Rowling.

  1. Edukasi

Selain sebagai bentuk pengungkapan ide, tulisan juga memiliki fungsi edukasi. Ide yang tertuang dan terbaca oleh orang lain memungkinkan adanya transfer pengetahuan. Dengan menyadari adanya keterbatasan ruang dan waktu, kita perlu media lain untuk menyampaikan apa yang kita ketahui kepada orang lain. Ini senada dengan ungkapan pepatah bahwa kita harus menyampaikan ilmu setidaknya satu ayat. Dan satu-satunya media tersebut melalui tulisan. Tulisan yang dimaksud disini tidak terbatas pada keberadaan buku-buku percetakan lhooo… Tentunya lebih luas cakupannya. Di zaman digital seperti ini ada begitu banyak e-book dan jurnal yang beredar luas bukan? Bahkan berita pun diperbaharui melalui website resmi yang dapat diakses siapa saja dan kapan saja. Kita juga bisa mengakses informasi dari zaman terdahulu hingga zaman terkini.

  1. Inspirasi

Apakah Anda mengenal para motivator kondang seperti Mario Teguh, Merry Riana dan Anthony Robin? Kini Anda bisa mengenal mereka melalui biografi yang beredar melintasi belahan negara. Mereka dengan senang hati membagikan pengalaman pahit-manisnya kepada pembaca sebab mereka ingin perjalanan hidup terkenang sepanjang masa. Sedangkan bagi para pembaca, tulisan itu berarti perkataan yang mengandung nilai-nilai, prinsip hidup, sikap dan pendirian gigih dalam menghadapi dan memecahkan persoalan hidup. Setiap orang tentu memiliki persoalan yang berbeda-beda bukan? Meskipun berbeda, pola penyelesaiannya selalu sama. Nyatanya semua itu membutuhkan apa yang kita sebut sebagai kegigihan, kerja keras, usaha tiada henti dan totalitas. Motivator-motivator kondang seperti mereka memang bekerja untuk sesama, namun mereka tidak bisa menjangkau semuanya secara menyeluruh. Sementara kita menyadari bahwa saat-saat deadlock kita membutuhkan suntikan semangat dan motivasi dari pihak lain, sehingga win-win solution dalam hal ini adalah meraup motivasi dengan membaca kisah hidup mereka melalui biografinya. Dengan begitu kita akan terinspirasi untuk melakukan hal yang sama  dan terilhami semangat juangnya. Demikian juga Anda bisa mulai menuliskan kisah hidup Anda dan menularkan sikap positif kepada sesama. Anda tidak harus menunggu menjadi besar seperti mereka, karena sejatinya bukan perkara siapa Anda namun siapa yang sudah terpengaruh kebaikan atas kehadiran Anda.

 

Itulah beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh dengan menulis. Untuk menjadi seorang penulis yang baik, Anda memerlukan sedikit bakat dan latihan yang dilakukan secara terus-menerus dan konsisten. Mulailah dari sekarang! Selamat mencoba 😊


Iklan Premium

Share this post

Post Comment