INSIDEN BENDERA INDONESIA YANG TERBALIK DIANGGAP MENCEDERAI PERSAHABATAN INDONESIA-MALAYSIA

INSIDEN BENDERA INDONESIA YANG TERBALIK DIANGGAP MENCEDERAI PERSAHABATAN INDONESIA-MALAYSIA

SEA Games ke-29 diikuti 11 negara dan digelar di Malaysia pada tgl 19 Agustus hingga 30 Agustus mendatang. Terdapat insiden yang mengagetkan dimana bendera Indonesia yang seharusnya berwarna merah-putih salah dalam percetakan dan terbalik menjadi putih-merah. Hal ini amat disayangkan oleh banyak pihak politisi di Indonesia, termasuk di dalamnya Presiden Joko Widodo, Menlu, Menpora dan komisi-komisi DPR RI. Imam Nahrawi selaku Menpora mengaku kaget saat menerima souvenir berupa buku panduan SEA Games 2017. Souvenir yang dibagikan kepada tamu kehormatan dan seluruh pihak yang terlibat aktif dari ke-11 negara itu memuat negara-negara apa saja yang pernah menjadi tuan rumah perhelatan pesta olahraga itu. Imam Nahrawi yang menghadiri Opening ceremony di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (19/8/2017) menuturkan bahwa kesalahan pemuatan gambar bendera Indonesia pada halaman ke-34 dan ke-80.

(Sumber: dreamers.id)

Melalui akun twitter-nya Menpora menyatakan penyesalan dengan mengatakan “Pembukaan #SEAgame2017 yang bagus tapi tercederai dg keteledoran fatal yang amat menyakitkan. Bendera kita… Merah Putih. Astaghfirullah”. Ia juga mengunggah sebuah foto di salah satu halaman  buku panduan SEA Games 2017 yang terpasang terbalik.  Gambar itu memperlihatkan bendera Indonesia menjadi berwarna putih merah, yang seharusnya merah putih. Pernyataan yang telah di-re-tweet sebanyak 17 ribu kali ini ditanggapi oleh Khairy Jamaluddin  selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia melalui Twitter. “Bapak Imam, tolong terima permintaan maaf tulus saya atas kesalahan ini. Sesungguhnya tidak ada niat jahat. Saya amat kesal akan kesalahan ini,” tulisnya membalas tweet Imam, Sabtu, 19 Agustus 2017.

(Sumber: kejadiananeh.com)

Padahal bendera Merah Putih sangat mudah warnanya dibandingkan dengan bendera negara lain yang lebih rumit, sementara negara lain yang benderanya lebih rumit tidak terbalik dalam penempatannya. Tidak diketahui apakah terdapat faktor kesengajaan atau tidak. Kecaman dari banyak pihak di Indonesia timbul, bahkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah memastikan akan mengajukan nota diplomatik yang berisi protes resmi atas insiden tersebut.  Beliau juga menyayangkan insiden terbaliknya bendera Indonesia di buku panduan SEA Games 2017 Malaysia ini seharusnya tidak perlu terjadi.

Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Sri Anifah Haji Aman menyampaikan permintaan maafnya atas simbol bendera merah-putih terbalik di buku panduan tersebut. “Atas nama Pemerintah Malaysia, Kementerian Luar Negeri ingin menyatakan penyesalan atas kesalahan yang tidak disengaja yang dibuat oleh Malaysian Organizing Committee (MASOC) atas publikasi yang salah dari bendera Indonesia di dalam buklet suvenir resmi Upacara Pembukaan Sea Games 2017,” kata Aman dalam keterangan persnya, Minggu, 20 Agustus 2017. Aman menuturkan Malaysia selalu menganggap penting hubungan persaudaraannya dengan Indonesia yang, menurut dia, dekat dan mengakar. “Kami berharap dan percaya bahwa kedua negara akan terus berinteraksi erat. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kita dan hubungan di dalam wilayah secara keseluruhan,” kata Aman. Selain meminta maaf kepada pemerintah, Aman menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia atas nama pemerintah Malaysia atas adanya insiden tersebut. “Dalam hal ini, kami juga ingin meyakinkan pemerintah Indonesia bahwa semua tindakan telah diambil untuk mengatasi situasi yang tidak menguntungkan ini,” ujarnya.

“Kami ingin memohon maaf kepada rakyat Indonesia di atas kesilapan yang tidak disengajakan dalam mencetak bendera Indonesia dalam buku tersebut” begitu bunyi pernyataan tertulis MASOC, Sabtu, 19 Agustus 2017. MASOC menambahkan “Kesalahan ini amat disesali dan kami percaya hubungan erat di antara dua negara ini akan lebih kuat di bawah semangat olahraga Asia Tenggara”.

“Kami menunggu permintaan maaf karena menyangkut kebanggaan dan nasionalisme,” kata Presiden Jokowi saat dimintai komentar terkait dengan insiden itu. Meski demikian, Presiden Jokowi meminta agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan.
 


Iklan Premium

Share this post

Post Comment