INILAH 9 ALASAN MENGAPA BERWIRAUSAHA

INILAH 9 ALASAN MENGAPA BERWIRAUSAHA

Iklan Premium

(Foto: trivia.id)

Menjadi wirausaha (entrepreneur) nampaknya belum menjadi ide yang menarik di Indonesia. Mengapa saya katakana demikian? Sebab ada banyak orang tua yang menuntut anak-anak mereka memperoleh nilai baik di sekolah dengan harapan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Anak-anak pada umumnya tidak diarahkan untuk berwirausaha, melainkan diarahkan untuk menjadi pengacara, dokter, guru, insinyur dan profesi lainnya. Hal ini memang tidaklah salah. Namun cukup disayangkan jika Indonesia yang memiliki jumlah penduduk yang banyak dengan potensi pasar yang begitu besar tidak dimanfaatkan sendiri. Faktanya banyak kekuatan asing yang berusaha mendominasi pasar Indonesia. Maraknya produk buatan perusahaan multinasional seperti unilever, lion, Samsung, nokia telah membuktikan adanya penjajahan dari segi teknologi dan pengetahuan. Saat ini sudah bukan zamannya lagi berperang dengan senjata, tapi perang dengan informasi.

Para ahli memiliki banyak pendapat mengenai pengertian kewirausahaan. Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment) dan menurut Peter Drucker, kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Sekarang muncul pertanyaan mengapan kita harus berwirausaha. Inilah alasannya!

  1. Ketersediaan lapangan pekerjaan terbatas

Saat ini banyak sekali mahasiswa dengan semboyan cepat lulus dengan harapan dapat segera bekerja dan meringankan beban orang tua. Faktanya untuk memperoleh pekerjaan tidak semudah yang dibayangkan. Mengapa saya katakana demikian? Sebab saat ini jumlah pencari pekerjaan lebih banyak dibandingkan lowongan kerja yang tersedia. Dengan demikian persaingan semakin ketat. Pada akhirnya banyak orang yang mau dipekerjakan walau bidang pekerjaannya berbeda dengan disiplin ilmu yang ditempuh. Perusahaan secara alamiah pun ingin meraup keuntungan sebesar-besarnya hingga tak jarang mengorbankan hak pekerja. Akibatnya gaji yang diterima tidak sesuai dengan beban kerja yang diberikan. Dan pada akhirnya pekerja hanya bisa pasrah dengan dalih tidak masalah daripada menjadi pengangguran tanpa penghasilan sepeser pun.

  1. Peluang bekerja dengan fleksibel

Berwirausaha memungkinkan kita dapat bekerja lebih leluasa dibandingkan menjadi karyawan. Sebagai karyawan kita harus mematuhi aturan misalnya masuk jam 8 pagi pulang jam 5 sore dengan jatah cuti maksimal 12 hari dalam satu tahun. Aturan demikian tentu tidak berlaku bagi seorang wirausaha sebab berwirausaha berarti bekerja untuk diri sendiri dan hasil yang diperoleh dapa dialokasikan pada sektor-sektor produktif untuk keuntungan pribadi. Dengan berwirausaha Anda memiliki hak untuk menentukan jam kerja berikut waktu libur Anda sendiri sehingga Anda bisa bekerja lebih fleksibel.

  1. Bebas bekerja dari keterikatan atau aturan dari orang lain

Ini masih berkaitan dengan poin 2. Bekerja untuk orang lain berarti ada keterikatan dan aturan yang tertuang dalam kontrak kerja misalnya kontrak kerja Anda berjalan selama 1 tahun dan jika kurang dari 1 tahun Anda berhenti Anda harus membayar sejumlah uang sebagai ganti rugi. Banyak kasus dimana para pekerja bekerja tidak maksimal sebab mengaku terlalu banyak beban kerja dan tuntutan sana-sini dari atasan. Sialnya sebagai bawahan mereka tidak bisa protes bukan, karena eksistensi aturan. Berbeda halnya jika Anda berwirausaha. Usaha itu milik Anda, Anda bekerja untuk diri sendiri jadi yang menetapkan aturan adalah Anda.

  1. Kesempatan mendapatkan penghasilan yang lebih besar

Pada umumnya seorang karyawan memiliki kisaran gaji yang relatif tetap tanpa memperhatikan beban kerja yang diterima. Artinya banyak-sedikitnya pekerjaan yang Anda selesaikan tidak akan berpengaruh terhadap gaji Anda kecuali itu dilakukan pada hari libur (lembur). Bahkan kenaikan gaji yang diterima juga relatif kecil kurang dari 20% dan paling banyak karyawan menerima bonus atau THR setahun sekali. Tentu ini tidak berlaku jika Anda menjadi pengusaha. Sebab penghasilan yang bisa Anda peroleh bisa sangat besar, berlipat-lipat daripada gaji karyawan umumnya, tergantung pada keberhasilan bisnis yang Anda jalankan.

  1. Memiliki karakter, mental dan sudut pandang yang lebih baik

Boleh dibilang resiko yang ditempuh seorang pengusaha lebih besar daripada karyawan. Sebab yang menentukan keuangan Anda bukanlah gaji melainkan kondisi pasar. Selama Anda mampu memenangkan persaingan pasar, bisa dipastikan bisnis Anda berhasil. Namun tidak sedikit pengusaha yang gagal pada awal-awal berdirinya perusahaan itu. Sudah menjadi keharusan bagi seorang pengusaha untuk bangkit, terus mencoba dan memperbaiki kesalahan lalu serta pantang menyerah sampai kesuksesan menghampiri. Seorang pengusaha mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul.

  1. Membentuk lapangan pekerjaan

Berwirausaha memungkinkan Anda ikut membantu orang lain berpenghasilan serta pemerintah menuntaskan masalah pengangguran. Pengangguran bukanlah masalah sepele sebab dampak yang ditimbulkannya sangat luas dan mempengaruhi masyarakat umum. Menjadi pengangguran berarti Anda tidak memiliki penghasilan dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Akibatnya penyakit sosial menjangkiti dengan maraknya perampokan, pencurian, penjambretan dan lainnya. Kondisi yang mendesak bisa menutup mata Anda dan Anda akan menghalalkan segala cara untuk mendapatnya.

  1. Bidang usaha dapat diwariskan

Bisnis pribadi yang Anda telah bangun bertahun-tahun lamanya bisa dipindahtangankan dan diwariskan kepada anak-cucu kelak. Hal ini sangat berbeda dengan menjadi manajer atau PNS sebab jabatan itu tidak bisa diwariskan. Yang ada hanyalah tunjangan pensiun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja.

  1. Lebih cepat memperoleh kemerdekaan finansial

Berwirausaha berarti membangun bisnis dengan sistem handal yang bisa bekerja untuk Anda meskipun secara fisik Anda tidak lagi bekerja. Sistem yang akan bekerja untuk Anda, untuk menghasilkan uang lebih banyak. Anda tidak memiliki keterikatan untuk selalu disana. Uang-uang itu bisa Anda gunakan untuk membuka cabang atau membuka jenis usaha baru dan bisa pula investasikan pada sektor lain. Artinya Anda bisa mencapai kebebasan finansial lebih cepat. Mengingat kemampuan fisik dan kesehatan yang kita miliki tidaklah sama karena faktor usia, kita tidak bisa bekerja seumur hidup.

  1. Membahagiakan orang terkasih

Dengan berwirausaha, pengelolaan keuangan milik Anda sepenuhnya. Anda bisa menggunakan uang itu untuk membangun rumah dan membelikan bangunan untuk pasangan dan orang terdekat lainnya. Anda juga bisa mengajak mereka jalan-jalan untuk menikmati kebersamaan. Ketidakterikatan dalam berwirausaha memungkinkan Anda bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang yang Anda sayangi.

Itulah 9 alasan mengapa harus berwirausaha. Lebih cepat memulai bisnis, maka akan semakin baik. Karena perubahan itu pasti, jadi Anda tetap harus berpikir tentang kehidupan yang terus berubah. Di tengah masalah ekonomi global yang terus menggerogoti dunia, maka perubahan bisa saja terjadi. Seseorang yang dulunya punya pekerjaan, bisa jadi kena PHK. Bahkan menjadi pegawai pemerintah pun tidak menjamin bahwa anda akan terus menerus berada di posisi tersebut. Alasannya jelas karena kebijakan pemerintah yang berubah sesuai pemikiran pemegang kekuasaan. Oleh karenanya, kita harus mempersiapkan diri, karena bisa jadi kehidupan akan berubah. Semoga beruntung!


Iklan Premium

Share this post

Post Comment