AGENDA WAJIB PERINGATAN 17 AGUSTUS

AGENDA WAJIB PERINGATAN 17 AGUSTUS

Iklan Premium

Indonesia telah mendeklarasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Bangsa Indonesia menyatakan telah merdeka untuk menentukan nasibnya sendiri dan tidak lagi tunduk di bawah kekuatan asing usai menempuh perjuangan beratus-ratus tahun lamanya. Sumber daya Indonesia telah diperas habis oleh ketamakan penjajah. Kemerdekaan ini tentu tidak murah, tapi harus ditebus dengan tumpahan keringat dan darah. Tahun ini Indonesia telah merayakan hari ulang tahun ke-72 yang peringatannya jatuh setiap tanggal 17 Agustus. Ada banyak cara yang bisa ditempuh dalam memaknai kemerdekaan. Di banyak daerah diadakan malam tirakatan, yaitu doa bersama untuk para pahlawan yang gugur di medan perang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, mengingat ada begitu banyak nyawa yang telah dikorbankan untuk mendapatkan kemerdekaan ini. Malam tirakatan ini biasanya jatuh pada malam hari tgl 16 Agustus.

Peringatan 17 Agustus terdiri dari serangkaian acara. Selain malam tirakatan, ada pula upacara bendera yang diadakan di sekolah dan instansi, baik negeri atau swasta setiap tahunnya. Upacara ini diadakan di pagi hari dengan durasi 1-2 jam saja. Setelah perhelatan upacara selesai, siswa dan pegawai diperbolehkan pulang. Selanjutnya peringatan disambung dengan lomba-lomba rakyat yang dilaksanakan di kampung atau kompleks perumahan. Ada banyak sekali jenis perlombaan yang disajikan, mulai dari perlombaan untuk anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak. Untuk menarik minat warga, biasanya ada pemenang dan hadiah dari setiap perlombaan seperti buku dan alat tulis untuk anak-anak, berbagai keperluan rumah tangga seperti kotak makan, jam dinding, payung bahkan juga uang tunai. Inti dari perlombaan bukanlah perihal hadiah, namun lebih mengarah kepada bagaimana bisa terus menjaga solidaritas dan kekompakan di lingkup masyarakat setempat. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa majemuk dengan keberagaman suku/etnis, kebudayaan dan agama. Terlebih Indonesia sebagai negara kepulauan terbanyak di dunia ini tentu akan lebih menantang dalam menghadapi tantangan zaman yang silih berganti. Arus globalisasi serta penetrasi kebudayaan dan nilai barat dapat mengikis sedikit demi sedikit nilai dan budaya lokal sehingga dikhawatirkan dapat menghilangkan identitas bangsa yang sesungguhnya.

Perlombaan warga ini biasanya berlangsung pagi sekitar jam 9 atau 10, setelah upacara kemerdekaan usai hingga sore/petang. Ada banyak sekali pilihan perlombaan yang bisa diadakan. Perlombaan yang biasanya wajib ada di peringatan 17 agustus, yaitu:

  1. Lomba makan kerupuk

    (Sumber: sharontravelogue.com)

Lomba ini ditujukan untuk anak-anak. Bahan dan peralatan yang dibutuhkan dalam perlombaan ini mudah, yaitu hanya tali dan kerupuk. Kerupuk diikat menggantung dengan tali dan disesuaikan tingginya untuk anak-anak. Aturan dalam perlombaan ini sederhana, peserta cukup menghabiskan kerupuk secepatnya dengan tangan yang diikat atau harus diletakkan di belakang punggung. Itu artinya peserta hanya boleh makan kerupuk dengan mulut saja, tanpa menggunakan tangan.

  1. Lomba kelereng

    (Sumber: dinanurfitri.com)

Lomba ini bisa untuk anak-anak ataupun remaja. Alat yang dibutuhkan hanya kelereng dan sendok. Kelereng tadi diletakkan di atas sendok dan sendoknya digigit oleh peserta. Peserta harus berjalan dari satu titik ke titik lain dengan jarak yang telah ditentukan oleh panitia. Yang paling cepat sampai, itulah yang menang.

  1. Lomba memasukkan belut ke dalam botol

    (Sumber: selipan.com)

Seperti yang kita tahu bahwa belut licin dan sulit dipegang. Inilah tantangan dalam lomba memasukkan belut ke dalam botol. Peserta mengambil belut di ember dan memasukkannya dalam botol. Yang paling cepat, yang menang. Lomba ini bisa diikuti oleh kalangan remaja, ibu-ibu dan bapak-bapak.

  1. Lomba balap karung

    (Sumber: mignonesia.blogspot.com)

Lomba ini membutuhkan karung/bagor/sejenisnya. Peserta memasukkan sebagian tubuhnya (biasanya kaki hingga pusar) ke dalam karung dan berpindah dengan loncat-loncat dari garis start dan berakhir di finish yang telah ditentukan. Lomba ini biasanya untuk anak-anak dan remaja. Kini lomba balap karung telah dimodifikasi lebih unik dan lucu. Aturan dan cara main tetap sama, namun peserta diharuskan memakai helm dengan seluruh tubuh masuk dalam karung.

  1. Lomba memasukkan pensil/paku ke dalam botol

    (Sumber: majalahouch.com)

Perlombaan ini dilakukan dengan mengikat tali yang dihubungkan dengan pensil/paku ke pinggang peserta, kemudian peserta memasukkan pensil/paku ke dalam botol.

  1. Lomba Tarik tambang

    (Sumber: sman10malang.sch.id)

Ini merupakan perlombaan yang dilakukan secara berkelompok, 3-5 orang. Lomba ini membutuhkan 2 kelompok yang bertanding. Saat wasit memulai perlombaan, kedua kelompok yang saling berhadapan menarik tali tambang sekuat mungkin hingga lawan melewati garis tertentu.

  1. Lomba panjat pinang

    (Sumber: englishcafe.co.id)

Lomba ini terbilang lomba 17-an yang paling sulit. Lomba yang dilakukan secara berkelompok ini dilakukan dengan menyusun 4-5 orang dalam formasi seperti tangga. Tantangan dalam lomba ini adalah batang pinang (jambe) yang dilumuri dengan oli, minyak goreng, mentega atau vaselin sehingga licin saat dipanjat. Ketinggian pohon juga menjadi tantangan tersendiri. Semakin tinggi pinang, maka semakin sulit karena susunan tubuh itu membutuhkan tumpuan yang kuat. Di puncak pinang ada banyak hadiah yang bisa langsung diambil oleh peserta jika berhasil menyusun formasi dengan baik.

  1. Lomba gigit koin

    (Sumber: blog.kurio.co.id)

Bagi yang ingin mendapatkan uang dengan mudah, ini lomba yang cocok untuk Anda. Lomba gigit koin. Media yang digunakan adalah buah semangka, melon, kelapa yang berbentuk bulat yang telah dilumuri dengan oli atau minyak sayur. Koin-koin disisipkan dalam buah itu.

Lomba-lomba warga yang disebutkan diatas tidaklah membutuhkan bahan/peralatan yang rumit. Yang perlu diingat, meskipun desain perlombaan sederhana, namun lomba-lomba itu dapat mengasah ketangkasan, kecermatan, kecerdikan dan kekuatan fisik sekaligus membuat warga menjadi semakin akrab. Lomba 17 Agustus sudah menjadi semacam hiburan tahunan yang saying jika dilewatkan.

Ada satu lagi agenda wajib peringatan kemerdekaan Indonesia, yaitu pawai/karnaval. Karnaval ini biasanya diadakan oleh sekolah-sekolah yang berkumpul dengan berbagai kreasi yang ditawarkan. Ada yang menghias sepeda, membawa spanduk, bendera, menggunakan kostum adat/profesi seperti polisi, tentara, dokter, dan sebagainya. Karnaval/pawai ini dilakukan dengan berjalan dari satu titik ke titik lain dalam satu lingkup lingkungan warga.

Itulah rangkaian agenda wajib dalam peringatan kemerdekaan Indonesia. Jadi, agenda mana favoritmu? Apapun yang menjadi favorit Anda, itu perihal selera. Anda boleh jadi tidak melakukan apa yang saya paparkan. Yang pasti, setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memaknai 17 Agustus.


Iklan Premium

Share this post

Post Comment