5 KULINER KHAS WONOGIRI YANG WAJIB KAMU COBA

5 KULINER KHAS WONOGIRI YANG WAJIB KAMU COBA

Apa yang Anda pikirkan saat mendengar Kota Wonogiri? Wonogiri merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan sukoharjo ini lebih dikenal dengan waduk gajah mungkur. Kendati kota kabupaten ini tidak seramai kotamadya atau kota provinsi, Wonogiri terbilang salah satu kabupaten yang berkembang pesat. Khasanah kebudayaan setempat dan sosio-kultural masyarakat yang bersahabat menambah ciri khas kota ini. Wonogiri juga memiliki banyak destinasi wisata alam seperti pantai, wisata edukasi seperti istana “negara” Parnaraya, wisata religi dan masih banyak lagi. Pariwisata memang sesuatu yang cukup menjanjikan bila berhasil dikembangkan. Coba lihat bagaimana perekonomian masyarakat Bali yang kian membaik dengan mengandalkan sektor ini. Pariwisata bisa menjadi salah satu ladang mencari rezeki mulai dari pembuatan souvenir, penyediaan jasa penginapan, jasa tour/trip, oleh-oleh hingga kuliner.

Berbicara mengenai kuliner, saya rasa kuliner merupakan salah satu hal wajib saat Anda melakukan suatu perjalanan (trip). Apalagi ini menyangkut hajat hidup lhooo. Anda pasti membutuhkan makanan supaya bugar dan travelling yang Anda lakukan berkualitas. Wonogiri memiliki banyak hidangan dan jajanan yang mengundang selera. Apalagi soal bakso Wonogiri yang melegenda. Hmm, meski telah banyak kedai-kedai bakso ber-title “bakso Wonogiri” di berbagai daerah, ternyata bakso yang kita santap di daerah aslinya terasa lebih nikmat (saya sudah membuktikannya hehe).

Kali ini saya akan mengulas 5 kuliner khas Wonogiri yang memanjakan lidah Anda dan pastinya akan membuat Anda rindu dengan kota ini. Apa sajakah kuliner khas Wonogiri? Check it out!

  1. Bakso

Nah ini yang berada di top list. Kelezatan bakso Wonogiri telah membuat nama kota ini dikenal sebagai salah satu produsen bakso terbaik. Di sepanjang jalan yang Anda lalui, ada banyak sekali warung yang menjual bakso. Bahkan ide bakso beranak juga berasal dari kota ini. Bakso beranak dicetuskan oleh Sukardianto yang berkonsep di dalam bakso terdapat bakso sehingga seperti bakso yang memiliki anak. Konsep ini telah banyak diadopsi oleh daerah lain hingga daerah Solo dan Yogyakarta. Sampai sekarang pun, bakso beranak masih ramai dibicarakan dari mulut ke mulut maupun diviralkan melalui media sosial.

(Foto: www.tripadvisor.co.id)

 

  1. Sayur Lombok Ijo

Sayur lombok ijo merupakan salah satu kuliner unggulan Wonogiri. Sayur lombok ijo yang biasa disebut dengan jangan lombok ijo (jangan dalam Bahasa Jawa berarti sayur) ini terbilang hidangan sederhana yang lezat. Ini merupakan masakan berkuah perpaduan gurihnya santan, irisan lombok hijau yang pedas dan dilengkapi tahu, temped an petai menambah kenikmatan sayur ini. Sayur lombok ijo bisa dimakan sebagai menu sehari-hari dan sering dihidangkan dalam acara-acara hajatan seperti pernikahan, khitanan, dll.

(Foto: masakandapurku.com)
  1. Nasi Tiwul

Perihal nasi-nasian, biasanya penamaan nasi berdasarkan warna yang dihasilkan. Ada nasi merah, nasi putih bahkan ada pula nasi dari beras hitam. Nah terus apa ya nasi tiwul itu? Nasi tiwul merupakan salah satu olahan singkong. Singkong yang dikeringkan kemudian ditumbuk halus disebut dengan tepung gaplek. Konon, dulu singkong ditumbuk dengan lesung. Tak heran bila alat penumbuk ini ditemukan dengan mudah di hampir seluruh rumah warga. Umumnya nasi tiwul terasa manis dan berwarna kecoklatan. Nasi tiwul cocok dimakan waktu sarapan dan dapat dikombinasikan dengan nasi putih. Untuk menambah kenikmatannya, nasi tiwul dapat disantap dengan sayur lombok ijo, urap, sambal, lalapan, gorengan hingga ikan laut sesuai selera Anda.

(Foto: tribuntravel.com)
  1. Cabuk

Cabuk merupakan makanan khas selanjutnya yang dibuat dari wijen. Cabuk berbahan dasar ampas pembuatan minyak wijen dipadu dengan merang padi yang dibakar dan dicampur hingga berbentuk pasta dan berwarna hitam. Bahan pelengkap cabuk bisa berupa garam, bawang, cabe rawit, gula jawa, kemangi dan bumbu-bumbu lain. Cabuk disajikan dalam bungkusan daun pisang yang dibakar dengan bara api.

(Foto: CNN)
  1. Pindang Kambing

Pindang ikan sudah lumrah, bagaimana dengan pindang kambing? Kambing yang digunakan biasanya jeroan dan kikil yang dicampur dengan tepung gaplek. Jika dilihat dari penyajian hidangan ini tampak sangat sederhana dan tidak mengundang selera. Perihal rasa tak perlu ditanya pasti istimewa. Bahkan ada penjual yang mengolah 3 hingga 4 ekor kambing untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

(Foto: tribunnews)

Itulah 5 kuliner khas kota Wonogiri yang melegenda. Anda bisa memanfaatkan waktu saat di Wonogiri berwisata tempat sekaligus berwisata kuliner. Dijamin rasanya aduhai membuat Anda rindu dan selalu ingin kembali ke kota ini untuk menikmati hidangannya. Tunggu apa lagi segera perkaya perjalanan Anda dengan berbagai kuliner khas yang tersedia. Selamat mencoba!

 


Iklan Premium

Share this post

Post Comment