3 HAL YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PENGUSAHA

3 HAL YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PENGUSAHA

3 HAL YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PENGUSAHA

(Foto: kerjayuk.com)

 

 

Di era milenial saat ini tingkat persaingan semakin sengit di berbagai sektor, salah satunya adalah pada lapangan pekerjaan. Banyak orang yang berasumsi bahwa untuk memenangkan kompetisi dibutuhkan latar belakang pendidikan dan skill yang memadai sehingga bisa diterima bekerja di suatu perusahaan tertentu dengan harapan dapat memperbaiki taraf kehidupan. Namun apakah Anda pernah berpikir bahwa ada cara lain untuk bisa memperoleh penghidupan layak dengan lebih cepat? Jawabannya adalah menjadi pengusaha. Ada sebuah kutipan menarik yang mengatakan bahwa sebuah negara dapat mencapai kemakmuran jika minimal 2,5% penduduknya adalah seorang pengusaha. Saat ini Indonesia hanya memiliki 0,18% pengusaha dari seluruh penduduknya. Sedangkan menurut tokoh pengusaha Ir.Ciputra agar masalah kemiskinan dan pengangguran teratasi diperlukan setidaknya 4 juta pengusaha baru di Indonesia. Dengan berwirausaha Anda bisa memiliki perusahaan sendiri sekalipun dalam skala kecil. Selain itu tidak ada semacam keterikatan waktu dan tempat sehingga Anda bisa bekerja dengan fleksibel dan tidak merasakan adanya tuntutan pekerjaan.

Untuk menjadi seorang pengusaha, setidaknya ada 3 hal perlu Anda miliki, yaitu:

  1. Tekad

Menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah. Sebab Anda akan menemukan banyak sekali kendala saat menjalankannya. Banyak faktor yang harus Anda perhatikan supaya usaha Anda berhasil misalnya kebutuhan konsumen, tingkat persaingan pasar, modal, spesifikasi dan spesialisasi produk Anda. Berbicara perihal produk saja sudah rumit. Anda perlu merinci biaya produksi, sewa tempat, karyawan, dan penentuan produk dengan komposisi yang tepat tentu melalui proses panjang. Semua itu tentu mendatangkan keletihan bukan? Anda perlu memiliki tekad yang kuat. Kelelahan Anda tidak akan berarti jika Anda berkemauan keras untuk memajukan usaha Anda. Saat usaha Anda gagal, Anda akan segera bangkit dan memperbaikinya. Anda tidak akan pernah lelah mencoba di bidang usaha lain atau mencari jalan alternatif hingga keberhasilan menghampiri

  1. Koneksi

Ini tak kalah penting. Mengapa saya katakana demikian? Sebab Anda perlu koneksi sebanyak-banyaknya untuk menjual produk dan memenangkan persaingan pasar. Boleh jadi Anda telah berhasi menemukan komposisi yang sangat sesuai untuk produk Anda dan dapat dibilang produk tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan konsumen. Namun saat Anda tidak memiliki koneksi, Anda akan kesulitan memasarkan dan mendistribusikan produk itu. Anda harus memiliki nama atau brand terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan hati konsumen. Dan itu hanya bisa dilakukan jika Anda memiliki koneksi atau jaringan yang baik. Itulah mengapa para pengusaha membuat iklan besar-besaran, melakukan pertemuan-pertemuan sesama pebisnis untuk mempermudah penerimaan produk di pasaran. Bahkan selama koneksi yang Anda miliki sangat kuat Anda tetap bisa memenangkan pasar kendati ada produk lain dengan kualitas yang lebih baik dari punya Anda. Bagaimana KFC dan McDonald sangat menjamur di kota-kota besar sebab koneksi mereka sangat baik didukung oleh strategi yang tepat pula. Padahal bisa saja burger atau ayam buatan Anda lebih enak daripada buatan mereka namun belum tentu warung Anda bisa laku sebanyak mereka.

  1. Capital

Meski bisa dikatakan ini bukanlah faktor utama penentu keberhasilan usaha Anda, capital atau modal usaha patut diperhitungkan juga. Mengapa saya katakana demikian? Sebab ternyata dua faktor sebelumnya lebih dominan daripada yang satu ini. Kendati demikian modal juga sangat perlu diperhatikan. Keabsenan dari capital dapat menyebabkan usaha Anda mandek karena untuk menjaga operasi produksi tetap berjalan Anda perlu uang untuk pengadaan bahan baku, pemenuhan energi yang dibutuhkan dan membayar karyawan. Untuk memulai suatu usaha memang membutuhkan modal dalam jumlah yang lumayan besar. Sering sekali hal ini menjadi penghambat dan banyak yang mengurungkan niatnya berwirausaha sebab mengaku tidak memiliki modal. Bisa saja Anda menyisihkan gaji setiap bulan untuk modal usaha. Namun tingginya kebutuhan hidup yang menuntut untuk dipenuhi membuat hal ini tidak bisa diandalkan lagi. Ada cara lain yang bisa Anda gunakan untuk bisa memperoleh capital, yaitu dengan menarik investor untuk mendanai perusahaan yang Andar rintis. Anda juga bisa mengajukan kredit ke bank dengan jaminan tertentu, bisa berupa sertifikat tanah, rumah atau BPKB kendaraan.

Itulah 3 faktor penting yang harus dimiliki seorang pengusaha. Untuk mencapai kesuksesan dalam berwirausaha tidak hanya memerlukan teori namun pengalaman juga sangat dibutuhkan. Saya sarankan sebelum Anda memulai suatu usaha, alangkah baiknya jika Anda memiliki pengalaman di bidang itu dengan bekerja untuk orang lain terlebih dahulu sehingga Anda memiliki gambaran seperti apa bidang tersebut. Untuk mempercepat perkembangan usaha Anda, jangan ragu untuk melibatkan mentor yang telah berpengalaman. Mentor tersebut dengan senang hati akan membagikan pengalamannya dan kegagalan yang dialaminya sehingga Anda dapat berwaspada agar bisa berjaga-jaga dari kegagalan. Dengan mentor di samping Anda, Anda bisa menanyakan segala kesulitan yang Anda temui di awal berjalannya usaha itu.

Semoga tulisan ini dapat membantu Anda yang sangat ingin menjadi pengusaha. Menurut CEO Jawa Pos Group, Bapak Dahlan Iskan “Kita harus cepat memulai bisnis agar segera gagal. Karena dari kegagalan itulah kita akan belajar bagaimana menjalankan bisnis dengan lebih baik. Setiap orang pasti memiliki jatah gagal, jadi habiskan jatah gagalmu secepat mungkin sehingga tinggal kesuksesan yang tersisa.” Itu artinya lebih cepat memulai usaha sedini mungkin akan lebih baik. Selamat mencoba dan semoga keberhasilan menyertai siapapun yang melakukannya dengan cara yang benar.

Share this post

Post Comment